Sebuah Kisah Sang Penebang Kayu

Langsa (FTIK) – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Langsa menggelar apel rutin di lapangan fakultas setempat, Senin (23/5/2022)

Ketua Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Rita Mahriza, M.S selaku pembina apel  menyampaikan sebuah kisah tentang Penebang Kayu, dimana sang penebang kayu dijanjikan upah yang cukup dengan waktu kerja yang singkat, ia dibekali sebuah kapak dan tempat untuk kerja

Si penebang kayu mulai bekerja dengan antusias, fokus dan giat. Dia dapat menebang 8 pohon kayu di hari itu dan dia dipuji oleh si penjual kayu dimana bisa menebang 8 pohon sehari, lanjutnya

Esok harinya pun dilakukan dengan usaha dan kinerja yang sama tapi ia kecewa dengan hasil yang berkurang dengan sebelumnya yaitu 7 pohon saja. Di hari selanjutnya, masih dengan semangat dan kinerja yang sama tapi yang dihasilkan makin berkurang dengan sebelumnya. Dia semakin kecewa karena tidak mendapatkan hasil yang bagus, kemudian penjual kayu datang dan bertanya kepada si penebang kayu, kapan kamu asah kapakmu?

Rita menjelaskan bahwa pelajaran yang dapat kita ambil bahwa dalam bekerja usaha saja tidaklah cukup, usaha tanpa kemampuan yang diasah maka tidak akan maksimal. Kita tidak boleh mengendurkan semangat kita, meskipun rutinitas berkala kita kadang membuat kita jenuh, kita tetap harus terus tekun dalam bekerja dan terus tetap mengasah kemampuan kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *