HMJ PGMI IAIN Langsa Selenggarakan Seminar Pendidikan

Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMJ PGMI) IAIN Langsa Menyelenggarakan Kegiatan Seminar Pendidikan Dengan Tema “Milenial Inspiratif dan Berprestasi Tanpa Narkoba” di Aula FTIK IAIN Langsa Kamis, (8/4/ 2021).

Acara ini dihadiri oleh Bapak Wakil Dekan III Bagian Kemahasiswaan dan Kerja sama FTIK IAIN Langsa, Bapak Mahyiddin, MA, Ketua Program Studi PGMI Ibu Rita Sari, M. Pd IAIN Langsa serta narasumber dari pihak BNN Kota Langsa dalam Ramadhan Syah Putra, SE .

Ketua panitia Hadi M. Jalil dalam laporannya menyebutkan, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan perwakilan mahasiswa semester II yang berjumlah 60 orang. Adapun tujuan kegiatan seminar ini adalah untuk menjawab permasalahan di masyarakat tentang penyalahgunaan narkoba yang semakin meresahkan.

“Terlebih mahasiswa PGMI adalah calon guru MI/SD sehingga mereka harus mengetahui dan memahami tentang bahaya narkoba yang sudah menyasar anak-anak sekolah lewat berbagai kebutuhan sekolah, seperti pulpen, jajanan, dan sebagainya. Oleh karena itu diharapkan kegiatan seminar ini bermanfaat untuk menambah ilmu dan wawasan untuk para calon guru MI,”Jelasnya.

Sementara itu, Wadek III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Langsa Mahyiddin, MA menyampaikan pentingnya penyuluhan narkoba di tingkat perguruan tinggi ini sangat perlu. Mayhiddin menekankan agar mahasiswa secara tekun dan bersemangat untuk mengikuti seminar ini sehingga dapat menambah ilmu dan wawasan.

Sebagai agent of change, Sambungnya, mahasiswa harus mampu memberikan pelayanan dan mengubah dirinya serta masyarakat melalui Tri Dharma perguruan tinggi.

Ditempat yang sama, Ketua Program Studi PGMI Rita Sari, M.Pd menjelaskan, prestasi hanya dapat dicapai ketika mahasiswa mampu produktif dan kreatif. Prestasi merupakan indikator kuantitas dan kualitas diri mahasiswa. Sehingga selama menjadi mahasiswa disarankan untuk mengikuti berbagai kegiatan atau kompetisi, terlibat dalam penelitian dosen, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

“Setiap mahasiswa PGMI memiliki personal branding serta communication skill untuk mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang semakin cepat berganti,”harapnya.

Saat menyampaikan materi, Ramadhan Syah Putra, SE mengatakan bahwa Indonesia sedang darurat pada 3 hal, yakni darurat korupsi, darurat teroris, dan yang paling meresahkan adalah darurat narkoba. Diakhir materinya Ramadhan mengajak seluruh mahasiswa sebagai salah satu elemen masyarakat untuk bersatu padu turut serta dalam program BNN yakni war on the drug and win.

Ramadhan juga berpesan kepada mahasiswa untuk menjadi polisi bagi diri sendiri. karena kasus penyalahgunaan Narkoba dikalangan mahasiswa itu sangat banyak. bahkan penanganan narkoba ini tidak cukup dari penegak Hukum dan BNN, tapi dibutuhkan dukungan dari elemen masyarakat.(HMJ PGMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *