Hari ke-2 PBAK, Mahasiswa Baru Kunjungi FTIK

Kota Langsa (FTIK) – Mahasiswa Baru yang masih dalam masa Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) pada hari ke 2 mengunjungi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam (IAIN) Langsa, Selasa (29/8/23)

Dekan FTIK IAIN Langsa, Dr. Amiruddin, MA dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan IAIN Langsa, PBAK adalah kegiatan untuk memperkenalkan dan mempersiapkan mahasiswa baru dalam proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri, serta mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru, silahkan bermain, gobrol dan berbincang-bincang tapi secara akademis, agar kita bisa cerdas bersama

“Semua mahasiswa harus saling tolong menolong dalam kebaikan, harus sukses dan harus jadi sarjana. Mahasiswa tidak boleh cepat mengeluh dan menyerah karena mahasiswa itu pencipta perubahan, bukan pengedar perubahan. insan pencipta akademis. Dengan belajar agar punya ide dan bisa menemukan ide baru”, ungkap Dekan

Dr. Muhaini, MA, sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama mengatakan bahwa FTIK bangga menjadi fakultas terfavorit di IAIN Langsa, FTIK terbanyak mahasiswa baru di semua fakultas di IAIN Langsa

“Sebagai Wakil Dekan dan Jajaran FTIK mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung para mahasiswa baru, kami akan melayani dan mendampingi kalian di fakultas ini, mari kita cerdas bersama”, ujar Muhaini

Ketua koordinator PBAK FTIK, Egi Ansyahri dalam penutupan mengingatkan pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Soekarno yang pernah berkata “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Tapi beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”

Egi menyambung harapan soekarno yang menunjukkan bahwa masa depan sebuah peradaban atau bangsa itu ditentukan oleh para generasi muda saat ini

Kita sebagai Generasi Muda harus berani menghadapi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang berasal dari dalam maupun dari luar diri kita karena kita adalah tulang punggung bangsa”, tutupnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *